Cara Menghitung Zakat Penghasilan yang Bisa Kamu Praktekkan Sendiri

Sat, 11 May 2019 21:13
01F_cara-menghitung-zakat-penghasilan750x400.jpg

Cara menghitung zakat penghasilan adalah hal yang perlu dipelajari setiap muslim agar bisa mempraktekkan dan menghitung sendiri berapa besar uang yang harus dikeluarkan dari pendapatannya tiap bulan. Jika sudah tahu berapa jumlah zakat penghasilan dari gajimu, maka kamu bisa mengatur pos buat pembayaran zakat setiap bulannya. Informasi berikut sangat penting untuk kamu ketahui: 

 

Cara menghitung zakat penghasilan ini penting untuk kamu. Bagikan kepada teman-temanmu yang belum tahu, ya. (Foto: Shutterstock)

Kewajiban Mengeluarkan Zakat Penghasilan 

Zakat penghasilan atau sering juga disebut zakat profesi adalah zakat yang harus dikeluarkan dari sumber pendapatan setiap muslim per bulannya. Zakat penghasilan merupakan salah satu cara untuk membersihkan harta pada setiap pekerjaan yang memiliki penghasilan berupa uang.   

Melalui Al-Qur’an, Allah telah mengatur dan menjelaskan tentang kewajiban membayar zakat penghasilan ini dalam beberapa surah, antara lain adalah: 

  • “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian” (QS. Adz-Dzâriyât [51]: 19) 
  • “Dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya” (QS. Al-Hadîd [57]: 7) 
  • “Wahai orang-orang yang beriman, infakanlah (zakat) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik” (QS. Al-Baqarah [2]: 267). 

 

Namun, yang berkewajiban mengeluarkan zakat penghasilan ini adalah seseorang yang hasil pendapatannya lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.  Jika hasil profesi seseorang belum mencukupi kebutuhan hidup (diri dan keluarga), ia lebih pantas menjadi mustahiq (penerima zakat). Untuk penghasilan yang diwajibkan zakat adalah penghasilan yang berada di atas nisab (syarat jumlah minimum harta wajib zakat). Nisab zakat penghasilan adalah setara dengan 522 kg beras. 

 

Pastikan cara menghitung zakat penghasilan yang kamu terapkan selama ini sudah tepat. (Foto: Shutterstock) 

Cara Menghitung Zakat Profesi 

Saat menghitung zakat profesi, pertama-tama kita harus tahu dulu batas nisabnya. Misalnya, harga beras saat ini Rp9.000, maka perhitungan nisabnya adalah 522 x Rp 9.000 = Rp4.698.000,-. Jika gajimu adalah Rp5.000.000, maka kamu sudah wajib bayar zakat karena penghasilanmu telah melebihi nisab. Sedangkan rumusan zakat yang harus dibayar adalah 2,5% x besar gaji per bulan. Berikut contoh perhitungannya: 

Gaji Rp 5.000.000 

Maka zakat yang harus dikeluarkan setiap bulannya adalah 2,5% x Rp 5.000.000 = Rp 125.000 

 

Cukup mudah bukan cara menghitung zakat penghasilan setiap bulannya? Bisa kamu praktekkan sendiri saat mendapatkan gaji. Jadi, usahakan untuk rutin membayar zakat penghasilan ini setiap bulannya. Karena di dalam penghasilan yang kita dapatkan ada hak-hak fakir miskin yang harus kita keluarkan. Membersihkan gaji kita dengan zakat penghasilan, Insya Allah bisa membuat penghasilan kita lebih berkah    

Inspirasi Lainnya
Inspirasi Populer