Macam-macam Zakat yang Perlu Kamu Ketahui Agar Tepat Sasaran

Fri, 10 May 2019 01:30

Macam-macam zakat merupakan pengetahuan penting yang wajib kamu ketahui saat bulan Ramadhan tiba. Pasalnya di bulan suci ini, ada 2 kewajiban seorang muslim yang harus ditunaikan, yaitu puasa dan zakat. Kewajiban shalat tentu tak ketinggalan, namun perintah melaksanakan shalat tidak hanya selama bulan Ramadhan, seperti halnya puasa dan zakat. Shalat wajib dilakuan setiap hari.  

Setiap muslim yang sudah berkecukupan, memiliki kelebihan harta, dan sudah memenuhi syarat untuk dikenakai kewajiban zakat, wajib untuk menunaikan perintah zakat yang menjadi salah satu Rukun Islam ini. Sebagaimana sabda Rasulullah, “Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya; mendirikan salat; melaksanakan puasa(di bulan Ramadhan); menunaikan zakat; dan berhaji ke Baitullah (bagi yang mampu)”(HR. Muslim).

Zakat terbagi menjadi 2 jenis, yaitu zakat fitrah dan zakat maal atau yang biasa juga dikenal dengan sebutan zakat harta. Supaya lebih jelas, yuk, simak penjelasan berikut.

Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah pengeluaran wajib bagi setiap muslim yang mempunyai kelebihan dari keperluan keluarga yang wajar pada malam dan Hari Raya Idul Fitri. Ini merupakan bentuk syukur kepada Allah karena telah menyelesaikan ibadah puasa serta untuk membahagiakan fakir miskin pada pada hari kemenangan tersebut. Zakat juga dimaksudkan untuk membersihkan dosa-dosa kecil yang mungkin ada ketika seseorang melaksanakan puasa Ramadhan, sehingga kita benar-benar kembali pada keadaan fitrah atau suci. Seperti itulah maknanya.

Zakat fitrah harus ditunaikan setiap satu tahun sekali. Batas menunaikan zakat fitrah dimulai sejak awal bulan Ramadhan hingga sebelum dilaksanakannya shalat Hari Raya Idul Fitri. Zakat fitrah hanya boleh dilakukan pada rentang waktu tersebut. Jika dibayarkan setelah shalat Idul Fitri, misalnya, maka zakat yang dibayarkan berubah hukumnya menjadi bentuk sedekah.

Sebagaimana tercantum dalam hadis Rasulullah, “Barangsiapa yang menunaikan zakat fitri sebelum shalat Id maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat Id maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud).

 

zakat

Zakat fitrah merupakan salah satu dari macam-macam zakat yang ada. (Foto: Shutterstock)

Di Indonesia, zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk beras. Jumlah yang harus ditunaikan adalah sebesar 3,5 liter atau setara dengan 2,5 kilogram beras. Kualitas beras yang dizakatkan minimal harus sama dengan kualitas beras yang bisa dikonsumsi sehari-hari. Jika kamu ingin menunaikannya dalam bentuk uang, maka kamu harus membayarkannya setara dengan 3,5 liter atau 2,5 kilogram beras juga.

Hal ini dijelaskan dalam salah satu hadis, yang berbunyi: “Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah bulan Ramadhan sebanyak satu sha’ kurma atau gandum atas setiap muslim merdeka atau hamba sahaya laki-laki atau perempuan” (HR. Bukhari Muslim). Kurma atau gandum merupakan makanan pokok bangsa Arab di masa itu. Makanya di Indonesia kewajiban ini dibayarkan dalam bentuk beras karena beras merupakan makanan pokok kita.

 

Zakat Maal

Menurut bahasa, maal artinya kecenderungan, atau segala sesuatu yang diinginkan sekali oleh manusia untuk dimiliki dan disimpan. Sedangkan menurut syarat, maal adalah segala sesuatu yang dapat dimiliki dan dapat dimanfaatkan sebagaimana lazimnya. Contohnya: penghasilan/profesi, rumah, mobil, ternak, hasil pertanian, uang, emas, perak, dan lain sebagainya.

Besaran jumlah zakat maal yang harus dikeluarkan memiliki hitungan tersendiri, tergantung jenis hartanya. Yang pasti, secara hukum agama, salah satu syarat harta yang wajib dizakatkan adalah sudah tercapainya nisab (batas jumlah minimal) dan haul (batas waktu kepemilikan).

 

zakat maal

Harta berupa emas  merupakan salah satu dari macam-macam zakat maal. (Foto: Shutterstock)

Secara umum, nisab zakat maal setara dengan 85 gram emas. Dan jumlah zakat maal yang harus dikeluarkan adalah sebesar 2,5%. Zakat maal dikeluarkan tidak harus di bulan Ramadhan seperti halnya zakat fitrah. Yang penting, haul atau batas kepemilikannya telah terpenuhi.

 

Sudah mulai mendapatkan titik terang tentang macam-macam zakat? Jika masih belum paham, kamu bisa mendatangi Badan Amil Zakat terdekat dari rumahmu. Selain bertugas membantu menyalurkan zakat kepada golongan yang berhak menerimanya, kamu juga bisa bertanya tentang menghitung zakat, kok. Selamat menunaikan zakat!

Inspirasi Lainnya
Inspirasi Populer