Ada 7 Makna Puasa Ramadhan yang Perlu Kita Pahami

Tue, 13 June 2017 14:37
Perbanyak-baca-Al-Quran-di-bulan-Ramadhan--750x400.jpg

Makna puasa di bulan Ramadhan bukan hanya saat dimana umat muslim tidak makan dan minum selama satu bulan penuh. Sebenarnya puasa Ramadhan adalah hal yang lebih daripada itu. Bulan Ramadhan adalah saatnya umat muslim diberikan waktu istimewa dari Allah SWT untuk merefleksikan diri dan menumbuhkan sisi spiritualnya. Salah satunya dengan berpuasa dari subuh sampai matahari terbenam. Selain menahan lapar dan haus, ada beberapa makna penting dari puasa Ramadhan yang harus kita ingat dan pahami kembali, yaitu:

 

1. Menahan diri dari segala emosi

Di bulan Suci ini, berpuasa juga dianjurkan untuk menahan godaan diri dari segala bentuk emosi. Amarah, nafsu, dan sedih yang berlebihan, dapat menyia-nyiakan kegiatan berpuasa. Maka dari itu, muslim dianjurkan untuk lebih banyak menghabiskan waktu untuk beribadah, tadarusan, saling memaafkan terhadap sesama, dan melapangkan hati dari segala perasaan yang negatif. Jika kita bisa menyucikan hati dari emosi berlebih, maka makna dari puasa Ramadhan telah berhasil kita raih.

 

2. Puasa bergosip

Sebenarnya dalam keadaan apapun bergosip itu tidak baik, apalagi saat Ramadhan tiba. Nabi Muhammad SAW pun pernah bersabda, “Hindarilah oleh kalian perbuatan ghibah (gosip). Karena ghibah lebih besar dosanya daripada zina. Seseorang terkadang berzina kemudian bertaubat kepada Allah dan diterima taubatnya oleh Allah. Sedang orang yang berbuat ghibah, dia tidak akan diampuni sampai orang yang dia ghibah-i memaafkannya”. (Ihya Ulumiddin, Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al Ghazali, jilid 4, hal 411). Daripada puasa kita batal hanya gara-gara ngomongin orang, sebaiknya dihindari sejak sebelum Ramadhan tiba.

 

3. Kesempatan beribadah dan menyambut malam seribu bulan

Malam Lailatul Qadar, tentu sebagai umat muslim tidak asing lagi dengan malam yang terbaik dari seribu bulan itu. Malam suci yang dinantikan bagi setiap umat muslim ini adalah malam kemuliaan yang keberkahannya hanya dapat dibeli dengan amalan-amalan shaleh, seperti berpuasa, tadarus Al-Qur’an, berdoa, berdzikir, muhasabah diri dan amal ma’ruf lainnya untuk diri sendiri dan orang lain.

Jadi, makna lain dari bulan Ramadhan adala kesempatan melakukan ibadah sebaik-baiknya kepada Allah SWT. Jika kita terus bertaqwa kepada Allah SWT, maka peluang untuk mendapatkan berkah istimewa dari malam Lailatul Qadar pun akan semakin besar kita dapatkan.

 

4. Bulan Al-Qur’an

Bulan Ramadhan adalah saat diturunkannya kitab Al-Qur’an kepada umat muslim dunia. Nuzulul Qur’an atau malam disampaikannya wahyu kepada nabi Muhammad melalui malaikat Jibril. Dengan kata lain bulan Ramadhan bisa bermakna peringatan dari turunnya kita suci Al-Qur’an kepada manusia. Cara yang paling pas untuk memperingatinya tentu saja dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an dan memahami artinya.

 

5. Waktunya beramal

Bulan Ramadhan adalah saatnya kita berpuasa membeli barang-barang mewah dan sebaliknya, manfaatkan rizki yang kita punya untuk beramal. Sama dengan amal kebaikan lainnya, pahala beramal di bulan Ramadhan sangatlah besar. Bahkan kita bisa tetap beramal sambil belanja barang kebutuhan pribadi, lho. Karena dengan belanja produk Unilever seperti Sunsilk, Lifebouy, dan Pepsodent, kita bisa sekalian menyumbang untuk 1001 panti asuhan lewat program #BelanjaBerbagi Unilever.

 

6. Tak semua orang wajib puasa

Meskipun puasa adalah salah satu dari lima Rukun Islam, namun Allah SWT memberikan keistimewaan khusus kepada mereka yang sakit, anak-anak yang belum baligh, ibu hamil dan menyusui, menstruasi, orang yang harus bepergian jauh, dan berkondisi tidak memungkinkan untuk puasa. Mereka dapat memilih untuk menggantinya kemudian hari atau mengganti puasa dengan membayar fidyah, bagi orang yang tidak mampu melakukan puasa lagi, orang tua renta, misalnya.

 

7. Detoks tubuh

Selama puasa, setiap racun yang tersimpan dalam lemak tubuh larut dan dikeluarkan dari tubuh. Sejumlah jurnal kesehatan mencatat, puasa di bulan Ramadhan bisa membersihkan lambung, usus, dan mengistirahatkan organ pencernaan lain. Itu sebabnya, Ramadhan juga disambut positif oleh para ahli kesehatan. Jika dilakukan dengan benar, puasa dapat melepaskan endorfin yang meningkatkan kesehatan mental dan detoksifikasi toksin di dalam tubuh kita.

 

Sudah kembali ingat dan paham tentang makna puasa Ramadhan? Yuks, isi bulan Ramadhan ini dengan ibadah dan perbuatan baik.

Inspirasi Lainnya
Inspirasi Populer