Kejar Pahala Berlipat di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Thu, 15 June 2017 16:23
Berdoa-di-Masjid-750_400.jpg

Keistimewaan 10 malam terakhir Ramadhan dijelaskan dalam sebuah hadis yang mengungkapkan kalau berdasarkan sabda Rasulullah SAW, di hari-hari tersebut begitu banyak keutamaan, kebaikan, serta pahala yang Allah sediakan bagi hamba-hamba-Nya. Satu di antara 10 malam terakhir ini, Allah telah mempersiapkan satu malam yang sungguh istimewa, yaitu Malam Lailatul Qadar. Malam tersebut lebih baik dari 1.000 bulan lainnya dan menjadi malam saat para malaikat turun membawa rahmat dari Allah SWT.

 

Untuk itu, tak salah jika banyak orang berlomba-lomba untuk meraih segala kebaikan, kemuliaan dan keberkahan pahala di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Apa saja yang sebaiknya dilakukan? Berikut beberapa contekan amalan untuk kamu tiru.

 

1. Lebih giat dan tulus dalam beribadah

Pada 10 hari terakhir Ramadhan disunnahkan untuk memperbanyak ibadah secara umum, baik itu shalat, dzikir, berdo’a, maupun membaca Al-Qur’an. Serta disunnahkan untuk mengajak keluarga kita untuk beribadah bersama-sama menghidupkan malam istimewa.

Kita pun sebaiknya lebih giat dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah ini. Seperti yang dilakukan Rasulullah SAW yang lebih bersungguh-sungguh dalam beribadah di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

 

2. Banyak berdoa

Disunnahkan juga bagi kita untuk banyak berdoa. Nabi Muhammad SAW pernah ditanya oleh istri beliau, A’isyah, ”Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku mengetahui suatu malam adalah Lailatul Qadar. Apa yang mesti aku ucapkan saat itu?”. Maka Beliau menjawab, ”Katakanlah: ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku).” (HR. Tirmidzi, Shahih). Karena saat Malam Lailatul Qadar semua doa kita dikabulkan Allah SWT, maka Rasulullah SAW menganjurkan agar kita memohon pengampuan bagi dosa-dosa kita.

 

3. I’tikaf di masjid

Sebenarnya I’tikaf di masjid bisa dilakukan di setiap waktu, namun di bulan Ramadan ini sebaiknya lebih diperbanyak lagi waktunya. Apalagi menjelang 10 hari terakhir bulan Ramadhan. I’tikaf artinya berdiam diri di masjid selama beberapa waktu dengan niat beribadah kepada Allah. Kegiatan I’tikaf ini juga telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad. Hadis dari A’isyah radhiyallahu‘anha menjelaskan: “Rasulullah selalu melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkan beliau” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

4. Memperbanyak shalat malam

Amalan ibadah shalat paling utama yang bisa kita lakukan adalah mengerjakan shalat Wajib 5 waktu. Kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan shalat tarawih berjama’ah dan memperbanyak shalat sunnah lainnya. Lebih utama lagi jika kita menambahnya pada malam hari, sebagaimana hadis, “Barangsiapa melaksanakan shalat pada Malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari).

 

5. Bersungguh-sungguh dalam meraih Malam Lailatul Qadar

Pada penghujung bulan Ramadhan, tepatnya di 10 (sepuluh) malam yang terakhir terdapat Malam Lailatul Qadar, yaitu suatu malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan di mana pahala ibadah seorang umat muslim akan dilipatgandakan. Untuk mendapatkan pahala berlipat ganda tersebut, kita harus beribadah dengan sungguh-sungguh .

 

Bahkan Allah SWT menjelaskan tentang keistimewaan malam ini dalam Al-Quran Surah Al-Qadr, yang artinya, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan, Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”

 

Ayo, kita perbanyak ibadah di 10 hari terakhir Ramadhan demi meraih pahala berlipat ganda dan bersiaplah menyambut Malam Lailatul Qadar.

Inspirasi Lainnya
Inspirasi Populer