3 Kiat Hilangkan Apak di Tempat Ibadah

Tempat ibadah kita, baik di rumah, musola kantor, maupun di masjid, tak jarang terkena jejak basah usai bersuci atau berwudhu. Tak menjadi masalah bila tempat ibadahnya langsung beralas keramik tanpa dilapisi kain atau karpet. Namun bila memakai alas, kita harus memberi perawatan ekstra, yaitu memastikan agar basah tidak berakumulasi menjadi lembap lalu berbau apak.

Bau apak di ruangan bisa menjadi indikasi keberadaan jamur atau lumut akibat kelembapan berlebih, entah itu di lemari pakaian, dinding, atau bagian-bagian lain di dalam rumah. Baik baunya maupun penyebabnya berpotensi membawa dampak negatif bagi kulit dan pernapasan para penghuni rumah.

Pengharum ruangan kadang-kadang mampu menyamarkan bau apak, namun cara menghilangkan bau ruangan yang lebih efektif adalah dengan cara mengatasi langsung di sumbernya.

Menghilangkan bau apak dari kain
Terdapat beberapa cara menghilangkan bau dari kain seperti sajadah, mukena dan sarung. Cara yang paling umum adalah merendamnya di dalam campuran cuka dan air selama satu jam. Setelah itu, cuci kain dengan deterjen seperti biasa dan pengharum pakaian. Anda juga bisa mencoba mencuci kain tersebut dengan produk khusus pelenyap bau jika Anda bisa mendapatkannya dari toko swalayan terdekat. Produk semacam ini hadir dalam bentuk cair dan serbuk yang didesain untuk menyerap bau tak sedap tanpa merusak kain. Ikuti instruksi pemakaian produk dan petunjuk perawatan kain Anda.

Untuk karpet seperti di musola atau masjid, tentunya harus rutin dicuci hingga dikeringkan agar senantiasa wangi.

Penetral dan penghilang bau ruangan dan lemari
Untuk menetralkan bau di dalam lemari penyimpanan mushaf atau tempat menyimpan mukena, sarung maupun sajadah, bersihkan dengan air sabun secara menyeluruh lalu lap dengan kain bersih. Hilangkan bau dengan cara menyeka dinding-dinding luar dan dalam lemari dengan larutan bubuk soda kue dan air. Biarkan selama beberapa jam, lalu bilas dan keringkan. Letakkan semangkuk kecil bubuk soda kue di dalam lemari atau lemari es guna menyerap bau tak sedap. Ganti bubuk soda kue setiap satu atau dua minggu sekali.

Menjaga kelancaran sirkulasi udara
Jamur, lumut, dan bau apak biasanya muncul ketika aliran udara keluar-masuk rumah tidak lancar sehingga kelembapan bertahan di dalamnya. Oleh karena itu, ketiganya sering timbul di kamar mandi atau di sekitar area tempat berwudhu. Salah satu cara terbaik untuk mengusirnya adalah menjaga kelancaran sirkulasi udara. Buka pintu dan jendela untuk memasukkan udara segar ke dalam rumah dan mengeluarkan kelembapan. Pilihlah waktu-waktu yang tepat, yaitu ketika kondisi luar ruangan sedang tidak berdebu, misalnya sekitar waktu salat subuh atau pagi hari.

Anda sudah ke

Panti Asuhan

Artikel Terkait

Apakah hukum membawa anak kecil Tarawih ke masjid?

Masjid Bersih

1

Dalam persiapan memasuki Ramadhan, tiga hal ini perlu diperhatikan saat bersih-bersih masjid.

Masjid Bersih

2

Anda sudah ke

Panti Asuhan

Kartu Ucapan