Cara Mengolah Daging Kurban Saat Wabah PMK

mengolah daging kurban saat wabah pmk

Mengolah Daging Kurban Saat Wabah PMK ~ Meski tidak termasuk virus dan penyakit yang berbahaya bagi manusia. PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) ini memang tidak bisa ditularkan dari hewan ke manusia. Meski begitu Anda harus tetap mengetahui cara pengolahan daging kurban yang baik dan benar.

Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin tau lebih lanjut tentang cara mengolah daging kurban saat PMK. Silahkan untuk melihat penjelasan di bawah ini.

Bahaya Wabah PMK untuk Manusia

Berikut ini adalah bahaya wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), yang ada pada hewan bagi manusia, yaitu:

  • Produk olahan susu tidak bisa bisa diekspor
  • Produksi daging dan produk olahannya berkurang
  • Pendapatan masyarakat di sektor peternakan berkurang
  • Munculnya kerugian yang besar dalam sektor ekonomi bagi peternak
  • Banyaknya hewan terjangkit PMK meninggal membuat petani merugi
  • Harga penjualan sapi sebagai hewan riskan virus PMK anjlok
  • Munculnya biaya perawatan tambahan seperti vaksinasi dan isolasi hewan
  • Hewan yang terjangkit dengan kondisi parah bisa dimusnahkan
  • Hewan yang sembuh dari virus PMK memiliki kualitas yang menurun

Cara Mengolah Daging Kurban Saat Wabah PMK

Di tengah maraknya wabah PMK yang ada di Indonesia, sebagai masyarakat Anda harus selalu waspada dan berhati-hati. Meski tidak bisa menular pada manusia namun konsumsi makanan atau daging yang terkontaminasi harus benar-benar dihindari.

Apalagi pelaksanaan idul adha dan penyembelihan kurban harus tetap dilakukan. Meski tata cara penyembelihan sudah dipastikan dilakukan secara aman. Namun dalam hal pengolahan juga harus Anda perhatikan.

Berikut ini merupakan beberapa cara mengolah daging kurban di tengah wabah PMK yang melanda, yaitu:

1. Rebuslah Daging Sebelum Diolah

Ketika mendapatkan bagian daging kurban. Sebelum memutuskan untuk mengolahnya usahakan langsung merebus daging setelah diterima. Anda tidak perlu mencucinya terlebih dahulu.

Sedangkan langsung merebus daging di air yang mendidih dapat membunuh bakteri dan kuman yang ada di dalam daging kurban tersebut.

2. Pilihlah Bagian yang Ingin Diolah Maupun Disimpan

Setelah selesai merebus daging di air yang mendidih. Anda bisa memilih bagian daging yang hendak diolah maupun disimpan. Penyimpanan bisa dilakukan di kulkas dengan pengemasan plastik yang tertutup rapat.

3. Rebuslah Jeroan yang Didapatkan

Jeroan harus direbus terlebih dahulu sebelum di masak. Proses perebusan jeroan ini dilakukan selama 30 menit. Hal ini untuk membunuh kuman dan bakteri yang ada di dalamnya.

4. Buanglah Wadah Plastik Bekas Di Tempat Sampah

Untuk menghindari penyebaran virus, Anda bisa membuang wadah plastik bekas daging kurban di tempat sampah. Namun terlebih dahulu Anda harus membersihkannya dengan cara mencuci wadah tersebut.

5. Masaklah Daging Kurban Seperti Biasa

Setelah melalui tahapan awal pengolahan daging kurban di tengah wabah PMK. Anda bisa memulai memasak daging seperti biasa dan disesuaikan dengan selera. Anda bisa memilih untuk memasak tumis, opor, sate atau pun gulai.

6. Masaklah Makanan Sampai Matang

Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah kematangan masakan Anda. Daging harus dimasak secara matang menyeluruh. Sebab dalam daging sejatinya terdapat bakteri berbahaya yang merugikan tubuh.

7. Cucilah Peralatan dan Jagalah Kebersihan

Setelah selesai memasak pastikan untuk selalu menjaga kebersihan alat makan dan peralatan memasak Anda. Jangan lupa untuk membiasakan mencuci tangan setelah melakukan berbagai macam kegiatan.