Tata Cara Puasa Arafah : Niat, Keutamaan, dan Hukumnya

tata cara puasa arafah

Tata Cara Puasa Arafah ~ Terdapat berbagai macam ibadah yang bisa dijalankan oleh umat islam. Baik itu ibadah wajib maupun sunnah. Salah satu ibadah sunnah dengan banyak manfaat dan pahala adalah puasa Arafah.

Maka dari itu berikut kami sampaikan informasi lengkap mengenai tata cara puasa arafah di bawah ini.

Tata Cara Puasa Arafah

Puasa Arafah termasuk puasa sunnah yang dijalankan sebelum hari raya Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah. Identiknya puasa arafah dijalankan bersamaan dengan puasa tarwiyah pada hari kedelapan dan kesembilan Dzulhijjah.

Berikut ini merupakan tata cara pelaksanaan puasa Arafah, yang harus Anda ketahui, yaitu:

1. Lakukanlah Ibadah Puasa Arafah

Tata cara pertama adalah lakukanlah ibadah puasa arafah ini sesuai dengan jadwal pelaksanaannya.

2. Ucapkanlah Niat Puasa Arafah Pada Malam Hari

Sangat penting bagi Anda untuk melakukan ibadah puasa arafah dibarengi dengan niatnya. Pastikan anda mengucapkan niat pada malam hari sebelum matahari terbit.

3. Lakukanlah Ibadah Sahur

Seperti ibadah puasa pada umumnya, agar puasa arafah dapat dijalankan dengan nyaman dan selesai sampai waktu berbuka. Anda bisa melakukan sahur terlebih dahulu, hal ini juga akan menambahkan keberkahan ibadah yang Anda lakukan.

4. Hindarilah Hal-hal yang Membatalkan Puasa

Anda juga harus menghindari hal-hal yang membatalkan puasa pada umumnya seperti makan, minum, hawa nafsu dan emosi. Hal dilakukan mulai dari terbit fajar sampai dengan terbenamnya matahari.

5. Tutuplah Puasa Arafah dengan Membaca Doa Buka Puasa

Utamakan untuk membatalkan puasa sunnah arafah Anda dengan membaca doa berbuka puasa terlebih dahulu. Doa berbuka puasa sama dengan puasa ramadhan, yaitu:

كَانَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ : اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu dzahaba-dh dhama’u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaallah ta’ala

6. Makanlah yang Manis-manis

Anda bisa mendapatkan pahala yang berlimpah dengan mengutamakan makanan yang manis untuk berbuka puasa, seperti kolak, kurma dan lainnya.

7. Makan Secukupnya Jangan Berlebihan

Saat berbuka puasa pastikan Anda mengambil porsi secukupnya dan tidak berlebihan. Hal ini agar Anda tidak malas menjalankan ibadah lainnya.

Niat Puasa Arafah

Tiap ibadah harus diawali dengan niat yang baik, termasuk juga untuk puasa arafah.

Niat puasa Arafah adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Arafah lillahi ta’ala”

Keutamaan Puasa Arafah

Menjalankan puasa Arafah memiliki banyak sekali keutamaan bagi umat Islam. Hal ini memang secara langsung sudah diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas dan Ibnu An-Najjar sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW pada HR Tirmidzi.

Berikut ini adalah beberapa keutamaan dari menjalankan puasa Arafah yang bisa Anda ketahui, yaitu:

  1. Mendapatkan pengampunan dosa-dosa kecil pada tahun yang lalu dan tahun berikutnya
  2. Berkesempatan mendapatkan pembebasan dari api neraka oleh Allah SWT
  3. Diberikan keberkahan dalam hidup oleh Allah SWT
  4. Mendapatkan harta dari Allah SWT
  5. Kehidupan rumah tangga dijamin oleh Allah
  6. Mendapatkan pelipat gandaan ibadah dan amal yang dilakukan
  7. Dimudahkannya proses kematian
  8. Mendapatkan penerangan kubur ketika di alam Barzah
  9. Diberatkan timbangan amal baik saat di pada mahsyar
  10. Martabat akan dinaikkan oleh Allah
  11. Diselamatkan Allah dari kejatuhan kedudukan di dunia

Hukum Puasa Arafah

Dalam ajaran agama islam terdapat beberapa jenis puasa yang bisa dijalankan oleh umatnya. Terdapat puasa sunnah maupun puasa wajib. Sedangkan untuk puasa Arafah sendiri merupakan salah satu jenis puasa yang hukumnya sunnah muakkad.

Pengertian dari sunnah muakkad adalah sangat dianjurkan. Jadi meskipun bersifat sunnah namun puasa arafah adalah salah satu puasa yang akan memberikan pahala yang melimpah bagi Anda yang mau menjalankan.

Meski demikian beberapa ulama seperti Ulama Syafi’iyah dan Imam Syafi’i menjelaskan bahwa puasa Arafah ini disunnahkan bagi Anda yang tidak melakukan wukuf di Arafah.